Kamis, 26 Februari 2015
efek samping pare
Efek Samping Pare 3)
Pare mungkin aman dikonsumsi untuk kebanyakan orang, ketika dikonsumsi dalam jangka pendek. Keamanan penggunaan jangka panjang (di atas 3 bulan) tidak diketahui. Dan juga, belum cukup informasi tentang keamanan mengkonsumsi bagian lain dari pare. Beberapa tindakan pensegahan dan tindakan khusus untuk penggunaan sayur pare ini, termasuk untuk :
Ibu Hamil dan Menyusui – Pare kemungkinan tidak aman ketika dikonsumsi selama kehamilan. Bahan kimia tertentu dalam daging dan biji-bijiannya dapat memulai menstruasi dan menyebabkan aborsi pada hewan. Tidak cukup diketahui tentang keamanan menggunakan pare selama menyusui. Tetap untuk sisi keamanan, lebih baik menghindari penggunaannya.
Penderita Diabetes – Pare dapat menurunkan kadar gula darah, namun hati-hati jika mengambil pare untuk menurunkan gula darah, karena menambahkan pare bisa membuat penurunan gula darah terlalu rendah. Memonitor kondisi gula darah dengan lebih hati-hati.
Akan Menjalani Operasi Bedah – Ada kekhawatiran bahwa pare bisa mengganggu kontrol gula darah selama dan setelah operasi. Berhenti mengkonsumsi pare minimal 2 minggu sebelum operasi dijadwalkan.
kandungan nutrisi pare
Kandungan nutrisi Pare
Kalori: Peria menyediakan kalori yang cukup rendah, yaitu satu
porsi 100 gram menyediakan hanya 17 kalori.
Vitamin C : Merupakan sumber vitamin C yang sangat baik, yaitu 84 mg untuk setiap porsi 100gr. Hal ini setara dengan 140 % dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Folat : 100 gram buah segar menyediakan 72 ug asam folat, atau setara dengan 18 % AKG.
Vitamin B : Buah sayur pahit ini juga merupakan sumber vitamin B yang baik, seperti niacin atau vitamin B3, asam pantotenat atau vitamin B5 dan pyridoxine atau vitamin B6.
Vitamin C : Merupakan sumber vitamin C yang sangat baik, yaitu 84 mg untuk setiap porsi 100gr. Hal ini setara dengan 140 % dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Folat : 100 gram buah segar menyediakan 72 ug asam folat, atau setara dengan 18 % AKG.
Vitamin B : Buah sayur pahit ini juga merupakan sumber vitamin B yang baik, seperti niacin atau vitamin B3, asam pantotenat atau vitamin B5 dan pyridoxine atau vitamin B6.
Mineral: Peria banyak mengandung kalium, fosfor, zinc, zat besi,
magnesium, mangan, tembaga, serta mengandung kalsium.
manfaat pare
Manfaat Pare untuk Kesehatan
Jika berbicara mengenai manfaat pare bagi kesehatan, maka itu sangatlah banyak. Pare memiliki efek menurunkan panas, memperkuat fungsi ginjal, limpa dan hati, pengobatan penyakit disentri, tukak, demam, heatstroke, keringat berlebihan, radang selaput mata, susah buang air kecil dan penyakit lainnya. Namun, bagi mereka yang mempunyai kelainan limfa dan lambung, dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi sayuran ini.
Masyarakat Okinawa, Jepang merupakan bukti nyata dari khasiat pare bagi kesehatan. Itu merupakan daerah yang penduduknya memiliki umur panjang terbanyak di dunia.
Manfaat Buah Pare Melancarkan ASI
Masyarakat tradisional Indonesia sudah lama mengenal pare sebagai sayuran berkhasiat bagi ibu menyusui karena dapat meningkatkan produksi ASI. Selain itu, sayuran ini juga dapat membuat ASI menjadi lebih kental sehingga bayi menjadi cepat kenyang.
Anda bisa mengkonsumsi pare dengan cara membuatnya sebagai jus pare. Minum jus pare setiap hari pada pagi atau malam hari. Untuk menambah rasa dan khasiatnya, jus pare bisa dicampur dengan jus melon.
Jika tidak tahan dengan rasanya yang pahit, Anda bisa menjadikan pare sebagai lauk atau lalapan. Caranya dengan mengukus pare kemudian disantap. Bisa juga mengkonsumsi pare dengan cara tumis, syaratnya jangan memasaknya terlalu matang karena kandungan yang terdapat di dalamnya bisa hilang.
Manfaat Pare untuk Program Diet
Bagi Anda yang sedang diet untuk menurunkan berat badan, pare bisa menjadi solusi makanan sehat yang layak dikonsumsi. Biasanya yang sedang diet suka memilih-milih makanan yang akan dikonsumsi nih.
Menurunkan berat badan
Pare mengandung serat yang cukup tinggi sehingga bisa menjaga perut untuk kenyang lebih lama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention, pare merupakan sayuran yang rendah kalori. Dalam satu cangkir pare hanya mengandung 16 Kalori. Kandungan airnya 90 persen dan serat 2,6 gram.
Melancarkan pencernaan
Di balik rasanya yang pahit, pare ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Pare mampu merangsang enzim dalam perut yang menjaga gerakan usus sampai makanan dikeluarkan. Konsumsi pare sangat bagus untuk mengatasi masalah pencernaan seperti konstipasi.
Meningkatkan metabolisme tubuh
Manfaat lainnya dari buah pare adalah dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Hal ini memungkinkan kita untuk dapat menurunkan berat badan lebih cepat.
Mengontrol kolesterol
Buah pare ini merupakan salah satu sayuran yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, buah ini juga mampu menghilangkan lemak dalam tubuh sehingga sangat bermanfaat untuk membantu program diet Anda.
cara membuat kripik pare
Cara Membuat Keripik Pare
- Pare diiris kayak cincin
- Seduh sama air panas, diamkan beberapa saat, sisihkan
- Remas dengan garam sebentar..terus cuci lagi. Celupin ke tepung terus goreng deh. Aku pakai tepung ayam goreng bun..jadi tinggl paken.
kripik pare
Pare merupakan jenis sayuran yang memiliki ciri khas rasanya yang “pahit”. Namun, karena pahitnya ini malah membuat pare semakin banyak disukai masyarakat.
Untuk menikmati pare biasannya sayuran ini dibuat
sayur dengan berbagai macam bumbu yang menggoda selera. Namun oleh masyarakat
Yogyakarta, pare diolah menjadi makanan lain yang mungkin agak tidak lazim bagi
anda.
Langganan:
Postingan (Atom)